- Back to Home »
- PEMAIN-PEMAIN REAL MADRID DI CEMOOH OLEH FANS SENDIRI
Posted by : Unknown
Wednesday, March 9, 2016
Madrid - Cristiano
Ronaldo sempat mendapat ejekan dari fans Real Madrid. Suporter fanatik
Los Blancos tampaknya masih kesal dengan performa Ronaldo yang tidak
bisa mengangkat Madrid bersaing bersama Barcelona.
Ejekan kepada pemain asal Portugal ini terdengar saat Madrid menjamu Celta Vigo di Santiago Bernabeu. Namun, Ronaldo mampu membungkam siulan cemoohan itu dengan mencetak empat gol dalam kemenangan 7-1 Madrid atas Vigo.
Bahkan, saat merayakan gol pertamanya, Ronaldo sempat membalas ejekan pendukung Madrid. Ronaldo memperlihatkan gestur berpaling dari suporter Madrid dan meletakkan tangannya di telinga.
Ejekan kepada pemain asal Portugal ini terdengar saat Madrid menjamu Celta Vigo di Santiago Bernabeu. Namun, Ronaldo mampu membungkam siulan cemoohan itu dengan mencetak empat gol dalam kemenangan 7-1 Madrid atas Vigo.
Bahkan, saat merayakan gol pertamanya, Ronaldo sempat membalas ejekan pendukung Madrid. Ronaldo memperlihatkan gestur berpaling dari suporter Madrid dan meletakkan tangannya di telinga.
Ternyata,
Ronaldo bukan satu-satunya bintang Madrid yang pernah diejek
pendukungnya sendiri. Kebiasaan jelek fans Madrid ternyata tak pandang
bulu, dan pernah menimpa beberapa pemain bintang.
Pelatih El Real, Zinedine Zidane, misalnya. Ia juga pernah merasakan hal sama. "Mereka juga bersiul pada saya," kata Zidane seperti menunjukkan solidaritas kepada Ronaldo .
Berikut beberapa pemain Madrid yang pernah mendapat sorakan dari suporter
Pelatih El Real, Zinedine Zidane, misalnya. Ia juga pernah merasakan hal sama. "Mereka juga bersiul pada saya," kata Zidane seperti menunjukkan solidaritas kepada Ronaldo .
Berikut beberapa pemain Madrid yang pernah mendapat sorakan dari suporter
1. Iker Casillas
Kiper
Iker Casillas mendapat perlakuan tak menyenangkan dari fans Madrid
setelah performanya dianggap menurun. Kiper berkebangsaan Spanyol ini,
pernah mendapat cemoohan berupa siulan ketika Madrid takluk 1 - 2 dari
Barcelona di pertandingan yang bertajuk El Clasico.
Casillas sudah membela Madrid selama 25 tahun. Namun, penampilannya terus menuai kritik dalam tiga musim terakhir. Apalagi, Casillas berselisih dengan pelatih Madrid saat itu Jose Mourinho
Situasi, tersebut membuat Casillas tidak nyaman. Ia pun memutuskan keluar dari Madrid meski disayangkan oleh fans.
"Ada masa di mana saya menerima banyak kritik. Itu sebabnya saya butuh waktu untuk menjauh dari semua itu," ujar Casillas seperti dilansir Goal
Casillas sudah membela Madrid selama 25 tahun. Namun, penampilannya terus menuai kritik dalam tiga musim terakhir. Apalagi, Casillas berselisih dengan pelatih Madrid saat itu Jose Mourinho
Situasi, tersebut membuat Casillas tidak nyaman. Ia pun memutuskan keluar dari Madrid meski disayangkan oleh fans.
"Ada masa di mana saya menerima banyak kritik. Itu sebabnya saya butuh waktu untuk menjauh dari semua itu," ujar Casillas seperti dilansir Goal
2. Gareth Bale
Winger,
Gareth Bale, mendapat cemoohan dari fans garis keras Madrid. Mereka
menilai Bale tak bisa mengendalikan sifat egoisnya ketika sedang
bermain.
Bahkan, pemain asal Wales ini tidak mendapat siulan. Ada suporter Madrid yang melampiaskan kemarahannya dengan menyerang mobil Bale.
Fans Madrid juga sempat sewot terhadap Bale pada laga El Clasico. Suporter menganggap sebagai biang keladi kekalahan Madrid dari Barcelona. Ini lantaran Bale, terlihat tak cukup berbuat banyak di lini depan EL Real.
Bahkan, pemain asal Wales ini tidak mendapat siulan. Ada suporter Madrid yang melampiaskan kemarahannya dengan menyerang mobil Bale.
Fans Madrid juga sempat sewot terhadap Bale pada laga El Clasico. Suporter menganggap sebagai biang keladi kekalahan Madrid dari Barcelona. Ini lantaran Bale, terlihat tak cukup berbuat banyak di lini depan EL Real.
3. Guti Hernandez

Guti
Hernandez sempat menjadi pemain penting bagi Madrid. Meski berhasil
memberikan lima gelar La Liga dan dua gelar Copa del Rey, Guti sering
mendapat sorakan dari para fans karena dianggap malas tidak paham dengan
taktik yang diberikan oleh pelatih.
Guti pernah berselisih dengan pelatih Madrid saat itu, Manuel Pellegrini. Ia pun harus menerima kenyataan dibuang oleh Madrid.
Gelandang veteran Spanyol ini kemudian memilih bergabung dengan Besiktas, di sisa kariernya. Dan, Guti pernah menegaskan dirinya sama sekali tidak merindukan suasana Real Madrid.
Guti pernah berselisih dengan pelatih Madrid saat itu, Manuel Pellegrini. Ia pun harus menerima kenyataan dibuang oleh Madrid.
Gelandang veteran Spanyol ini kemudian memilih bergabung dengan Besiktas, di sisa kariernya. Dan, Guti pernah menegaskan dirinya sama sekali tidak merindukan suasana Real Madrid.
4. Alfredo Di Stefano
Yang
cukup menyedihkan kejadian tak mengenakan ini juga pernah menimpa
legenda Madrid, Alfredo Di Stefano. Seperti dilansir Marca, pada Natal
1962, Di Stefano terlibat iklan yang mengharuskan menggunakan seragam
Madrid dengan tampilan kaki menggunakan stoking.
Di era ini, iklan tersebut mungkin tidak akan menjadi masalah besar, namun di zaman itu, hal tersebut adalah skandal kecil. Penonton di Bernabeu bersiul ketika ia membuat penampilan pertamanya setelah iklan itu.
Di Stefano bergabung ke Madrid di tahun 1953 setelah diboyong dari Millonarios. Di Stefano bermain dalam 282 pertandingan dan mengoleksi 216 gol. Di Stefano bermain selama 11 musim bersama Madrid hingga tahun 1964.
Di era ini, iklan tersebut mungkin tidak akan menjadi masalah besar, namun di zaman itu, hal tersebut adalah skandal kecil. Penonton di Bernabeu bersiul ketika ia membuat penampilan pertamanya setelah iklan itu.
Di Stefano bergabung ke Madrid di tahun 1953 setelah diboyong dari Millonarios. Di Stefano bermain dalam 282 pertandingan dan mengoleksi 216 gol. Di Stefano bermain selama 11 musim bersama Madrid hingga tahun 1964.